MPLS Ramah 2026 SLB Negeri 3 Denpasar: Membangun Karakter, Menumbuhkan Kemandirian, dan Mewujudkan Sekolah Inklusif

A
Ditulis oleh Admin
Diterbitkan pada 27 Agustus 2026
Sedang Mendengarkan
MPLS Ramah 2026 SLB Negeri 3 Denpasar: Membangun Karakter, Menumbuhkan Kemandirian, dan Mewujudkan Sekolah Inklusif

SLB Negeri 3 Denpasar sukses melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026. Mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026, kegiatan MPLS dirancang secara edukatif, inklusif, menyenangkan, serta bebas dari perpeloncoan, kekerasan, dan senioritas.

MPLS Ramah tahun ini menjadi langkah awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam mengikuti proses pembelajaran di SLB Negeri 3 Denpasar.

Hari Pertama: Membangun Sinergi Sekolah dan Orang Tua

Pelaksanaan MPLS diawali dengan kegiatan Pagi Ceria, doa bersama, dan pembukaan resmi oleh Kepala SLB Negeri 3 Denpasar, Ibu Ade Maya Amyana, S.Pd., M.Pd. Kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan seluruh guru dan tenaga kependidikan sehingga peserta didik dan orang tua dapat mengenal keluarga besar sekolah.

Sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara sekolah dan keluarga, orang tua mengikuti sesi edukasi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Denpasar mengenai peran keluarga dalam mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus.

Pada siang hari, seluruh peserta mengikuti kegiatan nasional secara daring bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menegaskan pelaksanaan MPLS Ramah sebagai sarana membangun lingkungan sekolah yang aman, sehat, inklusif, serta mendukung pembentukan karakter peserta didik.

Hari Kedua: Literasi, Budaya, dan Hidup Sehat

Kegiatan hari kedua diawali dengan pembiasaan literasi dan pengucapan Teks Pancasila sebagai upaya menanamkan karakter dan semangat kebangsaan.

Peserta didik kemudian mengikuti perkenalan Kepala Sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, dilanjutkan dengan sosialisasi Program Tabungan SimPel dari Bank BPD Bali yang bertujuan menumbuhkan kebiasaan menabung sejak dini.

Materi berikutnya disampaikan oleh Puskesmas Kota Denpasar mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang sebagai bagian dari pembiasaan hidup sehat.

Sebagai bentuk pelestarian budaya lokal, peserta didik juga mengikuti praktik pembuatan canang, sehingga mereka dapat mengenal nilai-nilai budaya, spiritual, dan kearifan lokal Bali.

Hari Ketiga: Belajar Aman, Sehat, dan Berkarakter

Pada hari ketiga, peserta didik memulai kegiatan dengan literasi dan senam pagi untuk membangun kebiasaan hidup sehat.

Selanjutnya, BPBD Kota Denpasar memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Peserta didik dikenalkan pada langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi.

Materi berikutnya meliputi pengenalan profil sekolah yang disampaikan oleh Ni Ketut Purnariastuti, S.Sn. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, dilanjutkan dengan penyampaian tata tertib sekolah oleh Ni Ketut Adi Parwati, S.Pd., M.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.

Sebagai penguatan karakter, peserta didik memperoleh edukasi mengenai pengenalan anggota tubuh, kesehatan reproduksi, serta pencegahan perundungan (anti-bullying) yang disampaikan oleh Rosa Auralia Wulandari, S.Pd.

Hari Keempat: Mengenal Lingkungan Sekolah dan Budaya Positif

MPLS hari keempat diawali dengan kegiatan literasi pagi, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi Disiplin Berlalu Lintas oleh Ditlantas Polresta Denpasar. Melalui kegiatan ini, peserta didik dikenalkan pada rambu-rambu lalu lintas, keselamatan di jalan, dan pentingnya disiplin sebagai pengguna jalan.

Peserta didik juga memperoleh pengenalan mengenai 7 KAIH sebagai budaya positif yang diterapkan di lingkungan sekolah.

Kegiatan dilanjutkan dengan tour lingkungan sekolah, sehingga peserta didik dapat mengenal ruang kelas, fasilitas pembelajaran, ruang keterampilan, serta berbagai sarana dan prasarana yang tersedia di SLB Negeri 3 Denpasar. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama.

Hari Kelima: Mengenal Program Vokasional dan Penutupan MPLS

Hari terakhir MPLS diawali dengan literasi pagi, kemudian peserta didik dikenalkan dengan berbagai program vokasional yang menjadi unggulan SLB Negeri 3 Denpasar. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh gambaran mengenai berbagai keterampilan yang dapat dikembangkan sesuai minat, bakat, dan potensinya sebagai bekal menuju kemandirian.

Peserta didik beragama Hindu mengikuti Sisya Upanayana sebagai penguatan nilai-nilai spiritual, sedangkan peserta didik beragama Islam melaksanakan doa bersama sesuai keyakinan masing-masing. Kegiatan ini menjadi wujud nyata toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman di lingkungan sekolah.

Rangkaian MPLS Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 ditutup secara resmi oleh Kepala SLB Negeri 3 Denpasar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik baru atas semangat dan antusiasme selama mengikuti kegiatan serta mengajak seluruh siswa untuk terus menerapkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, gotong royong, dan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah ini, diharapkan seluruh peserta didik baru semakin mengenal lingkungan sekolah, mampu beradaptasi dengan baik, serta siap menjadi bagian dari keluarga besar SLB Negeri 3 Denpasar. Dengan semangat kebersamaan, sekolah berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung setiap peserta didik untuk berkembang sesuai potensi terbaiknya.

DSC06527
DSC06550

Tags

Ditulis oleh Admin • Diterbitkan pada 27 Agustus 2026 • Diperbaharui pada 27 Agustus 2026